Kampung Moderasi Beragama di Luwu Timur: Meningkatkan Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama
Wotu, 21 Agustus 2025 - Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur kembali melaksanakan Event Implementasi Berbasis Lokasi Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Kantor Urusan Agama (KUA) Wotu. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari event serupa yang dilaksanakan di KUA Mangkutana pada 20 Agustus 2025. Baca Juga Ini Event Implementasi Berbasis Lokasi Kampung Moderasi Beragama Perkuat Toleransi di Luwu Timur
Event ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Sekretaris Desa Kanawatu, beberapa Kepala KUA di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, serta 42 peserta dari 10 KUA yang ada di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur. Empat peserta diantaranya berasal dari utusan KUA Tomoni.
Kepala KUA Wotu dalam sambutannya menyampaikan beberapa implementasi Kampung Moderasi Beragama, antara lain:
- Pengajian Moderasi Beragama: kegiatan pengajian yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya moderasi beragama.
- Bakti Sosial Rumah Ibadah: kegiatan bakti sosial yang bertujuan memelihara dan memajukan rumah ibadah.
- Kebun Moderasi Beragama: kebun yang berisi tanaman pangan sehat sebagai simbol kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
Kepala KUA Burau menjadi pembawa materi pertama dalam acara tersebut, menyampaikan pentingnya:
- Menjaga Sikap dalam Hidup Berdampingan: menjaga sikap toleran dan menghormati perbedaan agama.
- Mencegah Potensi Konflik Dini: mencegah konflik antar umat beragama dengan meningkatkan kesadaran dan toleransi.
- Tugas Penyuluh Agama: penyuluh agama memiliki peran penting dalam pencegahan konflik dini antar umat beragama.
Sebelum penutupan, Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur menyampaikan beberapa hal penting terkait Kampung Moderasi Beragama (KMB), termasuk penjelasan tentang konflik sosial berdimensi keagamaan. Beliau menekankan pentingnya memahami dan mengelola konflik sosial berdimensi keagamaan dengan bijak dan tepat, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan damai di masyarakat.
Dengan adanya event ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Luwu Timur dapat meningkatkan kesadaran dan toleransi antar umat beragama, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan damai.


Gabung dalam percakapan